Jumat, 23 Agustus 2013

Rancangan Undang-Undang Keperawatan DAN Kebidanan ???


Ketika Kebidanan Punya Undang-undang, What Do You Think?




Kalau kedokteran dan kedokteran gigi sudah punya aturan Undang - Undang (UU). Keperawatan sedang gencar dengan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keperawatan. Dan isunya Kemenkes RI ingin memasukan profesi kebidanan kedalam RUU keperawatan ?







"Hai mahasiswa kebidanan Indonesia !!"

ada hot news nih buat kalian semua….
udah pada tau belum kalau akan ada UNDANG- UNDANG yang akan mengatur tentang profesi kita tercinta? dan wacana nya akan di sahkan 28 agustus 2013.

Nah loo…!!! mungkin kita baru sadar bahwa profesi kita selama ini belum ada undang-undangnya.

Melihat perkembangan zaman yang begitu pesat, masyarakat sudah mulai memahami akan pentingnya menyampaikan aspirasi dan turut serta melakukan evaluasi akan kondisi sekitar, termasuk sistem pendidikan dan pelayanan kebidanan demi mencapai mutu terbaik. hal ini akan mempengaruhi seseorang yang menjalankan pendidikan dan profesi kebidanan secara langsung maupun tidak langsung.

Jadi adanya suatu aturan dalam bentuk undang – undang kebidanan yang di sahkan oleh pemerintah yang dapat melindungi bidan dan masyarakat khususnya ibu& anak sangat dibutuhkan.

Saat ini  pengaturan mengenai kebidanan  masih tersebar di berbagai peraturan perundang-undangan yang belum memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada bidan serta masyarakat.

Berdasarkan Tata urutan/hierarki dapat dilihat dalam Pasal 3 TAP MPR No. III Tahun 2000 tentang “Sumber Hukum Dan Tata Urutan Peraturan Perundang-Undangan”, yaitu :

1. UUD 1945
2. TAP MPR
3. Undang-Undang
4. Perpu (Peraturan Pemerintah Pengganti UU)
5. PP (Peraturan Pemerintah
6. Keputusan Presiden
7. Peraturan Daerah.

Dari hierarki ini bisa di simpulkan bahwa UNDANG-UNDANG memiliki  kekuatan hukum yang lebih tinggi dari pada peraturan pemerintah. Dan sampai saat ini peraturan yang mengatur profesi kita masuk dalam kategori  peraturan pemerintah (PP)  sebagai contoh salah satunya adalah Permenkes Nomor 369/Menkes/SK/III/2007 Tentang Standar Profesi Bidan yang di keluarkan oleh kementrian kesehatan.

Sudah selayaknya profesi kita punya undang-undang yang memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada profesi kita dan juga masyarakat sebagai obyek dari pelayanan kebidanan. Karena hal itu lah saat ini pemerintah sedang menggodok rancangan undang-undang  kebidanan . Dan wacana nya undang –undang ini akan di gabung dengan undang-undang keperawatan.

Digabuuungg...???? Tentu  ini akan jadi pertanyaan besar kenapa undang-undang ini harus di gabungkan? karena kita tau bahwa bidan & perawat memiliki tugas dan wewenang yang berbeda. Dengan adanya wacana penggabungan  pasti akan timbul pemikiran bahwa pasti akan ada dampak yang kan ditimbulkan bisa jadi  menguntungkan  atau bahkan merugikan bagi profesi kita. Mumpung masih ada kesempatan sebagai mahasiswa kebidanan yang peduli dengan nasib  profesi kita kedepan. yuuk ikut berpartisipasi dalam penentuan nasib profesi kita  silahkan sampaikan aspirasi kalian melalui IKAMABI..

tim kajian IKAMABI akan mendistribusikan Draft RUU kebidanan dan quisioner yang bisa di isi secara online.suarakan aspirasi kalian untuk profesi kebidanan yang lebih baik…

Suarakan aspirasi terkait RUU perawat&bidan, dgn mengisi kuesioner

klik link

http://docs.google.com/forms/d/174UbJhQFFN686IZ6eEcsJQr3sHeTnX168eB3xXhyMUI/viewform

DIM RUU bisa di download di link berikut..


salam tim kajian IKAMABI….

Masih penasaran?? silahkan hubungi tim kajian :
chintya elittasari(085649989168) / mila (085725589317)
email : kajianikamabi@yahoo.com

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar